Peranan Cendikiawan dalam Pancasila

Jumat, 28 Januari 20110 komentar

Posted By
Khairul Umam

Belajar dari masa sejarah, kita menemukan bahwa proses pembentukan Pancasila begitu dipikirkan, dirundingkan dan dimufakati bersama oleh para tokoh cendekiawan yang berjuang tempo itu; merekalah Mr. Soepomo, Muhammad Yamin dan Ir. Soekarno. Betapa keberadaan Pancasila begitu diagungkan dan diperjuangkan tatkala pada tanggal 30 September 1965 G 30 S/PKI melakukan pemberontakan lantaran tergiur untuk mengubah ideologi Pancasila menjadi ideologi komunis. Namun berkat kesadaran untuk mempertahankan Pancasila, maka upaya tersebut mengalami kegagalan. Lihatlah betapa mengagumkannya gelora jiwa patriotisme dan nasionalisme bangsa Indonesia kala itu. Hidup dan mati mereka, dipersembahkan bagi keutuhan moral bangsa yang terbentuk mendasar dalam kelima butir azas negara.

Menilik perjalanannya, terkuak nyata bahwa Pancasila bukan semata sebagai simbol ideologi bangsa, namun juga menjadi yang merasuk dalam jiwa sekalian insan di Indonesia. Pancasila menjadi identitas kebanggaan bangsa dan menjadi penyelaras keberadaan Indonesia di mata dunia. Pancasila sungguh-sungguh menjadi pedoman yang dipegang dalam melaksanakan kehidupan dan pengabdian kepada tanah air. Perjalanan Pancasila tak mudah untuk sampai di hari ini. Tak dapat dipungkiri pula bahwa Pancasila akan selalu relevan terhadap jaman yang terus berkembang.

Share this article :

Poskan Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Khairul umam - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger